Translate

Tampilkan postingan dengan label UNIVERSITAS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UNIVERSITAS. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Februari 2014

Cara Mendaftar Beasiswa Bidik Misi Tahun 2014

Cara Mendaftar Beasiswa Bidik Misi Tahun 2014 – Sahabat Sekalian, khususnya yang lagi mencari info seputar Beasiswa Bidik Misi 2014, ada kabar gembira, karena pendaftaran untuk calon penerima beasiswa bergensi ini, yakni beasiswa Bidik misi yang lagsung dari Kemendiknas RI, telah dibuka dan sistem pendaftaran onlinenya dibuka secara online. Beasiswa Bidik Misi adalah Beasiswa diberikan sejak calon mahasiswa dinyatakan diterima di perguruan tinggi selama 8 (delapan) semester untuk program Diploma IV dan S1, dan selama 6 (enam) semester untuk program Diploma III dengan ketentuan penerima beasiswa berstatus mahasiswa aktif. Tujuan Beasiswa Bidik Misi 2014 Meningkatkan motivasi belajar dan prestasi calon mahasiswa, khususnya mereka yang menghadapi kendala ekonomi; Meningkatkan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi bagi peserta didik yang tidak mampu secara ekonomi dan berpotensi akademik baik; Menjamin keberlangsungan studi mahasiswa sampai selesai dan tepat waktu; Meningkatkan prestasi mahasiswa, baik pada bidang kurikuler, ko-kurikuler maupun ekstra kurikuler; Menimbulkan dampak iring bagi mahasiswa dan calon mahasiswa lain untuk selalu meningkatkan prestasi dan kompetitif; Melahirkan lulusan yang mandiri, produktif dan memiliki kepedulian sosial, sehingga mampu berperan dalam upaya pemutusan mata rantai kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. Alokasi Bidik Misi 2014 Pada 2014, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengalokasikan anggaran program beasiswa Bidik Misi bagi 60 ribu mahasiswa. “Pada awalnya, program Bidik Misi tahun 2010 hanya untuk 10 ribu mahasiswa. Sekarang setiap tahun untuk 60 ribu. Selama empat tahun ada 240 ribu mahasiswa skala penuh yang terbiayai. Jadi tidak berkurang, akan 60 ribu lagi (2014),” kata Mendikbud M Nuh seusai acara penyerahan beasiswa dari Tanoto Foundation kepada 230 mahasiswa di Jakarta, kemarin. Nuh mengungkapkan program beasiswa juga ada yang dari pihak kampus maupun swasta. Karena itu, ia yakin misi untuk meningkatkan angka partisipasi mahasiswa menempuh pendidikan di perguruan tinggi tercapai. Menurut Dirjen Pendidikan Tinggi Djoko Santoso, sebesar 5% program Bidik Misi belum terserap karena adanya mahasiswa yang tidak mengambil dana tersebut. Mendikbud berpendapat agar program Bidik Misi dapat terserap baik, teknis pengelolaannya masih harus diperbaiki dan disempurnakan. Soal pinjaman untuk biaya pendidikan mahasiswa seperti diamanatkan UU No 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi, Nuh mengaku hal itu tidak disiapkan Kemendikbud. Persyaratan Calon Penerima Persyaratan untuk mendaftar tahun 2014 adalah sebagai berikut: Siswa SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2014; Lulusan tahun 2013 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing-masing perguruan tinggi; Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun; Tidak mampu secara ekonomi sebagai berikut: a. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami istri) sebesar-besarnya Rp3.000.000,00 per bulan. Pendapatan yang dimaksud meliputi seluruh penghasilan yang diperoleh. Untuk pekerjaan non formal/informal pendapatan yang dimaksud adalah rata rata penghasilan per bulan dalam satu tahun terakhir. b. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp750.000,00 setiap bulannya; Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4. Berpotensi akademik baik, yaitu direkomendasikan sekolah. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan ketentuan: PTN dengan pilihan seleksi masuk: Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN); Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN); Seleksi mandiri di 1 (satu) PTN. PTS dengan pilihan seleksi masuk di 1 (satu) PTS. Kuota Mahasiswa Baru Alokasi kuota mahasiswa baru setiap tahun diusulkan oleh PTN untuk dinilai dan ditetapkan oleh Ditjen Dikti. Penilaian pada butir (1) dilakukan dengan mempertimbangkan jumlah mahasiswa baru yang diterima setiap tahunnya dan/atau jumlah mahasiswa di PTN, jenis dan status akreditasi program studi serta pertimbangan lainnya. Distribusi kuota di PTN meliputi seluruh program studi sesuai peminatan calon mahasiswa. Hasil distribusi masing-masing program studi yang akan diterima melalui pola Seleksi Nasional atau Seleksi Mandiri ditetapkan oleh masing-masing PTN melalui Surat Keputusan Rektor/Direktur/Ketua dan dilaporkan ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud, Kuota untuk PTS termasuk penentuan program studi dilakukan oleh Ditjen Dikti bersama Kopertis Wilayah dengan kriteria khusus. Gimana anda berminat mendapatkan beasiswa BidikMisi??? dan telah memenuhi persayaratan untuk mendaftar beasiswa Bidikmisi tahun 2014?. Dan kalo dah segala sesuatunya siap, buruan mendaftar online Disini. Demikianlah artikel sederhana mengenai cara mendaftar beasiswa bidik misi tahun 2014, semoga artikel ini tentunya memberikan informasi yang bermanfaat.
Latar Belakang Penerimaan mahasiswa baru harus memenuhi prinsip adil dan tidak diskriminatif dengan tidak membedakan jenis kelamin, agama, suku, ras, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi calon mahasiswa serta tetap memperhatikan potensi calon mahasiswa dan kekhususan perguruan tinggi. Perguruan tinggi sebagai penyelenggara pendidikan setelah SMA/SMK/MA/MAK menerima calon mahasiswa yang berprestasi akademik tinggi dan diprediksi akan berhasil menyelesaikan studi di perguruan tinggi berdasarkan prestasi akademik. Siswa yang berprestasi tinggi dan secara konsisten menunjukkan prestasinya tersebut layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi calon mahasiswa di PTN. Sekolah sebagai satuan pendidikan dan guru sebagai pendidik diyakini selalu menjunjung tinggi kehormatan dan kejujuran sebagai bagian dari prinsip pendidikan berkarakter. Dengan demikian sekolah seharusnya melakukan kewajiban untuk mendorong dan mendukung siswanya dalam proses pendaftaran siswanya. Tujuan Tujuan SNMPTN adalah: memberikan kesempatan kepada seluruh anak bangsa yang berprestasi akademik tinggi untuk memperoleh pendidikan tinggi. mendapatkan calon mahasiswa baru terbaik melalui seleksi siswa yang mempunyai prestasi akademik tinggi di SMA/SMK/MA/MAK, termasuk Sekolah RI di luar negeri. Ketentuan Umum SNMPTN merupakan pola seleksi nasional berdasarkan penjaringan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi-prestasi lainnya. Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) merupakan basis data yang berisikan rekam jejak kinerja sekolah dan prestasi akademik siswanya. Sekolah yang berhak mengikutsertakan siswanya dalam SNMPTN adalah sekolah yang mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan yang mengisikan data prestasi siswa di PDSS. Siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang memiliki rekam jejak prestasi akademik di PDSS. Siswa pelamar wajib membaca ketentuan yang berlaku pada masing-masing PTN di laman PTN yang dipilih. Ketentuan Khusus Persyaratan Sekolah Sekolah yang siswanya berhak mengikuti SNMPTN adalah: SMA/SMK/MA/MAK negeri maupun swasta, termasuk sekolah RI di luar negeri yang mempunyai NPSN. Telah mengisi PDSS Persyaratan Siswa Pelamar Pendaftaran Siswa SMA/SMK/MA/MAK kelas terakhir pada tahun 2014 yang: mengikuti UN pada tahun 2013 atau 2014, memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar pada PDSS, memiliki nilai rapor semester 1 sampai semester 5 (sampai semester 7 bagi SMK/MAK Empat Tahun) yang telah diisikan pada PDSS. Penerimaan Lulus Ujian Nasional dan Satuan Pendidikan, lulus SNMPTN 2014, sehat jasmani dan rohani, dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima. Tata Cara Mengikuti SNMPTN Tata cara mengikuti SNMPTN dilakukan melalui dua tahap, yaitu (1) pengisian PDSS oleh sekolah dan verifikasi oleh siswa, dan (2) pendaftaran. Pengisian dan Verifikasi PDSS Kepala Sekolah mengisi data sekolah dan siswa di PDSS melalui laman http://pdss.snmptn.ac.id. Kepala Sekolah mendapatkan password setiap siswa yang akan digunakan oleh siswa untuk melakukan verifikasi. Siswa melakukan verikasi data rekam jejak prestasi akademik (nilai rapor) yang diisikan oleh Kepala Sekolah dengan menggunakan NISN dan password yang diberikan oleh Kepala Sekolah. Siswa yang tidak melaksanakan verifikasi maka data rekam jejak prestasi akademik (nilai rapor) yang diisikan oleh Kepala Sekolah dianggap benar dan tidak dapat diubah setelah waktu verifikasi berakhir. Pendaftaran Siswa Pelamar, menggunakan NISN dan password yang diberikan oleh Kepala Sekolah pada waktu verifikasi data di PDSS, login ke laman SNMPTN http://www.snmptn.ac.id untuk melakukan pendaftaran. Siswa Pelamar mengisi biodata, pilihan PTN, dan pilihan program studi, serta mengunggah (upload) pas foto resmi terbaru dan dokumen prestasi tambahan (jika ada). Siswa pelamar harus membaca dan memahami seluruh ketentuan yang berlaku pada PTN yang akan dipilih. Pelamar program studi keolahragaan dan seni harus mengunggah portofolio atau dokumen bukti keterampilan yang diisi oleh Kepala Sekolah dan/atau siswa menggunakan pedoman yang dapat diunduh pada laman http://www.snmptn.ac.id. Siswa pelamar mencetak Kartu Bukti Pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN. Sekolah dan/atau siswa pelamar yang mengalami kesulitan akses Internet, proses pengisian PDSS maupun pendaftaran dapat dilakukan di Plasa Telkom dan/atau Kantor Pos online di seluruh Indonesia. Jadwal SNMPTN Jadwal pelaksanaan SNMPTN adalah sebagai berikut: Pengisian PDSS 6 Januari – 6 Maret 2014 dan selanjutnya diisikan secara berkala tiap akhir semester Pendaftaran 17 Februari – 31 Maret 2014 Proses Seleksi 1 April – 26 Mei 2014 Pengumuman Hasil Seleksi 27 Mei 2014 Pendaftaran Ulang di PTN masing-masing bagi yang lulus seleksi 17 Juni 2014 bersamaan dengan pelaksanaan ujian tertulis SBMPTN 2014 Program Studi dan Jumlah Pilihan Setiap siswa pelamar dapat memilih sebanyak-banyaknya 2 (dua) PTN. Apabila memilih 2 (dua) PTN, maka salah satu PTN harus berada di provinsi yang sama dengan SMA asalnya, atau dari provinsi terdekat bila belum terdapat PTN pada provinsi asalnya. Apabila memilih satu PTN, maka PTN yang dipilih dapat berada di provinsi mana pun. Siswa pelamar dapat memilih sebanyak-banyaknya 3 (tiga) program studi dengan ketentuan satu PTN maksimal 2 (dua) program studi. Urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan. Siswa SMK/MAK hanya diijinkan memilih program studi yang relevan dan ditentukan oleh masing-masing PTN. Daftar program studi dan daya tampung SNMPTN tahun 2014 dapat dilihat pada laman http://www.snmptn.ac.id selama periode pendaftaran. Biaya Seleksi Biaya seleksi ditanggung Pemerintah, sehingga siswa pelamar tidak dikenai biaya seleksi. Prinsip dan Mekanisme Seleksi Prinsip Seleksi Seleksi dilakukan berdasarkan prinsip: mendapatkan calon mahasiswa yang berkualitas secara akademik dengan menggunakan nilai rapor, prestasi-prestasi akademik lainnya, dan hasil ujian nasional, memperhitungkan rekam jejak kinerja sekolah, menggunakan rambu-rambu kriteria seleksi nasional dan kriteria yang ditetapkan oleh masing-masing PTN secara objektif, adil, dan akuntabel; sehingga daya tampung PTN tidak harus dipenuhi. Mekanisme Seleksi Seleksi dilakukan dengan mekanisme sebagai berikut: Siswa pelamar diseleksi di PTN pilihan pertama berdasarkan urutan pilihan program studi. Siswa yang memilih dua PTN, apabila dinyatakan tidak lulus pada PTN pilihan pertama, maka akan diseleksi di PTN pilihan kedua berdasarkan urutan pilihan program studi dan ketersediaan daya tampung. Sanksi Bagi Sekolah dan/atau Siswa yang Melakukan Kecurangan Penerapan secara tegas bagi calon mahasiswa dan/atau sekolah yang melakukan kecurangan dengan sanksi sebagai berikut: Sekolah yang melakukan kecurangan tidak diikutsertakan dalam SNMPTN tahun berikutnya Siswa yang melakukan kecurangan pada tahun 2014 dibatalkan status kelulusan SNMPTN. Laman Resmi dan Alamat Panitia Pelaksana Informasi resmi mengenai SNMPTN dapat diakses melalui laman http://www.snmptn.ac.id. Informasi resmi lainnya juga dapat diperoleh melalui http://halo.snmptn.ac.id, dan call center 08041450450. Informasi juga dapat diperoleh dari humas Perguruan Tinggi Negeri terdekat. Alamat Panitia SNMPTN 2014 Gedung Rektorat Unpad, Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung 40135, Telepon (022) 842 88842, Faksimile (022) 842 88899 Lain-lain Siswa pelamar dari keluarga kurang mampu dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan melalui program beasiswa Bidikmisi yang informasinya dapat diakses di laman http://bidikmisi.dikti.go.id. Perubahan ketentuan yang berkait an dengan pelaksanaan SNMPTN Tahun 2014 akan diinformasikan melalui laman http://www.snmptn.ac.id.
Posted By: allandia

Passing Grade SBMPTN 2014

Passing Grade SBMPTN Passing grade SBMPTN 2014 adalah suatu ukuran standar (grade) yang didapat dari perhitungan sederhana terhadap hasil ujian SBMPTN / SNMPTN yang menggambarkan kira-kira seorang peserta SBMPTN (siswa yang ikut) dapat mencukupi dalam urutan peringkat kuota penerimaan jurusan yang dipilihnya tersebut. Secara umum, nilai passing grade tidak dapat ditentukan secara pasti karena bergantung pada kuota (daya tampung) dan banyaknya peminat pada pilihan tersebut pada tahun itu. Selain 2 faktor di atas, nilai suatu passing grade muncul dari nilai para pesaing yang memperebutkan jurusan tersebut. Oleh karena itu, maka nilai passing grade tersebut nilainya tiap tahun dapat berfluktuatif. Passing grade merupakan salah satu hal yang bisa dijadikan patokan untuk seseorang dinyatakan lulus SBMPTN atau tidak. Nilai passing grade biasanya ditentukan berdasarkan nilai rata-rata dari hasil test pada tahun sebelumnya (nilai yang mengacu pada hasil test). Biasanya passing grade pada masing-masing LBB itu beda-beda, semakin Favorit PTN dan jurusan tersebut, maka passing gradenya semakin besar dan tentu persaingan untuk masuk juga akan berat. Nilai passing grade SNMPTN / SBMPTN bisa dijadikan acuan sebagai batas nilai minimum yang harus dicapai peserta SBMPTN untuk bisa masuk ke suatu jurusan yang diminati pada sebuah PTN. Passing grade tidak bisa dijadikan patokan mutlak diterima atau tidaknya seseorang masuk PTN. Berikut adalah Daftar Passing Grade SBMPTN 2014 Data Passing grade SNMPTN untuk Kategori IPA dan IPS Untuk memudahkan pencarian jurusan/universitas, gunakan kolom pencarian (Ctrl+f) lalu ketik nama jurusan / Universitas yang diinginkan. Passing grade dibawah ini berdasarkan sistem persenan (%) Passing Grade SBMPTN I. INSTITUTE TEKNOLOGI BANDUNG (ITB) Berikut data Passing Grade ITB : JURUSAN IPA STEI–65,7% FTI–62,5% FTTM–59,8% FTMD–58,7% FTSL–56,5% SAPPK–55,2% SF–54,4% FITB–52,9% STIH-Sains–49,3% FMIPA–47,8% STIH-Rekayasa–39,8% II. UNIVERSITAS INDONESIA (UI) Passing Grade SBMPTN UI JURUSAN IPA Pendidikan Dokter – – UI (59,8%) Teknik Elektro – – UI (58,6%) Farmasi – – UI (58,4%) Teknik Kimia/TGP – – UI (57,4%) Teknik Industri – – UI (54%) Ilmu Komputer – – UI (52,8%) Teknik Mesin – UI (52%) Pendidikan Dokter Gigi – UI (51,2%) Teknik Metalurgi dan Material – UI (47,4%) Arsitektur – UI (47,2%) Passing Grade SBMPTN Jurusan IPS Akuntansi – UI (63,9%) Ilmu Hubungan Internasional – UI (63,1%) Manajemen – UI (61%) Psikologi – UI (60,6%) Ilmu Komunikasi – UI (58,3%) Ilmu Ekonomi – UI (56,4%) Ilmu Hukum – UI (56,2%) Sastra Inggris – UI (53,8%) Ilmu Administrasi Niaga – UI (52,9%) Sastra Perancis – UI (50,1%) Kriminologi – UI (49,6%) Ilmu Administrasi Negara – UI (49%) Ilmu Politik – UI (47,8%) Sastra Cina – UI (47,8%) Sastra Rusia – UI (46,7% Ilmu Administrasi Fiskal – UI (46,6%) Ilmu Filsafat – UI (46,6%) Sastra Jerman – UI (46,4%) Ilmu Kesejahteraan Sosial – UI (44,9%) Arkeologi – UI (44,7%) Sastra Jepang – UI (50,3%) Sosiologi – UI (44,5%) Sastra Arab – UI (43,8%) Ilmu Sejarah – UI (43,2%) Antropologi Sosial – UI (42%) III. UNIVERSITAS GAJAH MADA (UGM) Passing Grade UGM JURUSAN IPA Pendidikan Dokter – UGM (59,3%) Teknik Elektro – UGM (57,4%) Ilmu Komputer – UGM (56,5%) Teknik Kimia – UGM (54,8%) Arsitektur – UGM (51,4%) Teknik Mesin – UGM (51,4%) Pendidikan Dokter Gigi – UGM (50%) Biologi – UGM (47,2%) Passing Grade SBMPTN Jurusan IPS Akuntansi – UGM (62,1%) Psikologi – UGM (58,7%) Ilmu Hubungan Internasional – UGM (58,5%) Manajemen – UGM (57,9%) Ilmu Komunikasi – UGM (57,4%) Sastra Inggris – UGM (56,6%) Ilmu Ekonomi – UGM (55,6%) Ilmu Hukum – UGM (54,1%) Ilmu Administrasi Negara – UGM (50,5%) Ilmu Pemerintahan – UGM (50,4%) Sastra Jepang – UGM (50%) Sastra Perancis – UGM (47,1%) IV. INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER (ITS) Passing Grade SBMPTN ITS JURUSAN IPA 1. Teknik Informatika – ITS (59,5%) 2. Teknik Elektro – ITS (57,7%) 3. Teknik kimia – ITS (56,6%) 4. Teknik Industri – ITS (53,8%) 5. Teknik Lingkungan – ITS (52,4%) 6. Teknik Mesin – ITS (51,5%) 7. Sistem Informasi – ITS (47,4%) V. UNIVERSITAS AIRLANGGA (UNAIR) Passing Grade SBMPTN UNAIR JURUSAN IPA 1. Pendidikan Dokter – UNAIR (58,6%) 2. Farmasi – UNAIR (53,8%) JURUSAN IPS 1. Akuntansi – UNAIR (57,5%) 2. Ilmu Komunikasi – UNAIR (57,4%) 3. Psikologi – UNAIR (56,4%) 4. Manajemen – UNAIR (56%) 5. Ekonomi Pembangunan – UNAIR (51,1%) 6. Ilmu Hukum – UNAIR (50,7%) 7. Ilmu Administrasi Negara – UNAIR (48,5%) 8. Sastra Inggris – UNAIR (45,8%) 9. Ilmu Hubungan Internasional – UNAIR (47,9%) VI. UNIVERSITAS PADJAJARAN (UNPAD) Passing Grade UNPAD JURUSAN IPA 1. Pendidikan Dokter – UNPAD (58%) 2. Farmasi – UNPAD (51,5%) 3. Pendidikan Dokter Gigi – UNPAD (47,8%) 4. Psikologi – UNPAD (47,7%) 5. Statistika – UNPAD (47,2%) JURUSAN IPS 1. Akuntansi – UNPAD (61,2%) 2. Ilmu Komunikasi – UNPAD (59,4%) 3. Ilmu Hubungan Internasional – UNPAD (58,1%) 4. Manajemen – UNPAD (55,1%) 5. Ekonomi Pembangunan – UNPAD (54,2%) 6. Ilmu Administrasi Niaga – UNPAD (52,2%) 7. Ilmu Hukum – UNPAD (51,4%) 8. Ilmu Administrasi Negara – UNPAD (47,4%) 9. Sastra Inggris – UNPAD (46%) 10. Ilmu Pemerintahan – UNPAD (43%) VII. UNIVERSITAS DIPONEGORO (UNDIP) Passing Grade Undip JURUSAN IPA 1. Pendidikan Dokter – UNDIP (57,5%) 2. Teknik Elektro – UNDIP (54,1%) 3. Teknik Industri – UNDIP (52,9%) 4. Arsitektur – UNDIP (49,2%) 5. Teknik Mesin – UNDIP (47,8%) Passing Grade SBMPTN Undip JURUSAN IPS 1. Akuntansi – UNDIP (55,2%) 2. Ilmu Komunikasi – UNDIP (51,6%) 3. Manajemen – UNDIP (51,5%) 4. Ilmu Hukum – UNDIP (48,8%) 5. Ilmu Pemerintahan – UNDIP (48,3%) 6. Ekonomi Pembangunan – UNDIP (44%) 7. Ilmu Administrasi Niaga – UNDIP (43%) VIII. UNIVERSITAS SRIWIJAYA (UNSRI) JURUSAN IPA Pendidikan Dokter – UNSRI (56,5%) Teknik Informatika – UNSRI (52,2%) Pendidikan Dokter Gigi – UNSRI (50,1%) JURUSAN IPS Akuntansi – UNSRI (53,7%) Ilmu Hukum – UNSRI (50,7%) 3. Pend. B. Inggris – UNSRI (50,2%) Passing Grade SBMPTN IX. UNIVERSITAS BRAWIJAYA (UB) JURUSAN IPA 1. Pendidikan Dokter – UB (55,1%) 2. Teknik Elektro – UB (52,9%) 3. Arsitektur – UB (47,1%) JURUSAN IPS 1. Akuntansi – UB (57,3%) 2. Manajemen – UB (54,5%) 3. Ilmu Administrasi Publik – UB (49,3%) 4. Ilmu Hukum – UB (48,3%) 5. Ilmu Administrasi Bisinis – UB (44,7%) 6. Ekonomi Pembangunan – UB (43,1%) 7. Sastra Inggris – UB (42,3%) X. UNIVERSITAS SUMATRA UTARA (USU) JURUSAN IPA Pendidikan Dokter – USU (55,1%) Farmasi – USU (53,2%) Pendidikan Dokter Gigi – USU (50,3%) JURUSAN IPS 1Manajemen – USU (53,1%) Ekonomi Pembangunan – USU (52,5%) Ilmu Hukum – USU (51,2%) Sastra Inggris – USU (50,6%) Akuntansi – USU (50,5%) Ilmu Administrasi Negara – USU (50,2%) XI. UNIVERSITAS ANDALAS JURUSAN IPA 1. Pendidikan Dokter – UNAND (54,6%) 2. Farmasi – UNAND (51,4%) JURUSAN IPS 1. Akuntansi – UNAND (53,9%) 2. Ilmu Hubungan Internasional – UNAND (52,2%) 3. Manajemen – UNAND (50,4%) XII. UNIVERSITAS HASANUDIN (UNHAS) JURUSAN IPA 1. Pendidikan Dokter – UNHAS (55,7%) 2. Farmasi – UNHAS (53,8%) 3. Pendidikan Dokter Gigi – UNHAS (50,6%) JURUSAN IPS 1. Akuntansi – UNHAS (52,6%) 2. Manajemen – UNHAS (52,4%) 3. Ilmu Hubungan Internasional – UNHAS (51%) 4. Sastra Inggris – UNHAS (50,6%) 5. Ilmu Pemerintahan – UNHAS (50,2%) 6. Ilmu Hukum – UNHAS (50%) XIII. UNIVERSITAS UDAYANA JURUSAN IPA 1. Pendidikan Dokter – UNUD (52,5%) JURUSAN IPS 1. Manajemen – UNUD (48,2%) 2. Akuntansi – UNUD (45,9%) XIV. UNIVERSITAS 11 MARET SOLO JURUSAN IPA 1. Pendidikan Dokter – UNS (57,2%) 2. Farmasi – UNS (56,4%) JURUSAN IPS 1. Manajemen – UNS (54,9%) 2. Manajemen – Univ. 11 Maret Solo (53,9%) 3. Akuntansi – Univ. 11 Maret Solo (54,9%) 4. Desain Komunikasi Visual – Univ. 11 Maret Solo (55,7%) 5. Ilmu Administrasi Negara – Univ. 11 Maret Solo (53,5%) XV. UNIVERSITAS LAMPUNG (UNILA) JURUSAN IPS 1. Ilmu Komunikasi – UNILA (47,7%) 2. Ekonomi Pembangunan – UNILA (46,1%) 3. Ilmu Administrasi Niaga – UNILA (42,6%) XVI. INSTITUT PERTANIAN BOGOR (IPB) JURUSAN IPA 1.Ilmu Gizi – IPB (56,3%) 2.Teknologi Industri Pertanian-IPB (56,3 %) 3.Agribisnis – IPB (54,2%) 4.Ilmu Komputer – IPB (53,2%) 5.Teknologi Pangan – IPB (52,8%) 6.Manajemen – IPB (50,1%) PASSING GRADE (DIBAWAH 50%) BEBERAPA PERGURUAN TINGGI NEGERI DI INDONESIA. INSTITUTE TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER (ITS) JURUSAN IPA 1. Arsitektur – ITS (42.77%) 2. Biologi – ITS – (31.5%) 3. Desain Produk Industri – ITS (33.22%) 4. Fisika – ITS (35.69%) 5. Kimia – ITS (34.16%) 6. Matematika – ITS (36.11%) 7. Statistika – ITS (38.91%) 8. Teknik Elektro – ITS (49.13%) 9. Teknik Fisika – ITS (40.19%) 10. Teknik Geodesi – ITS (38.16%) 11. Teknik Industri – ITS (48.22%) 12. Teknik Informatika – ITS (49.94%) 13. Teknik Kelautan – ITS (42.47%) 14. Teknik Kimia – ITS (48.80%) 15. Teknik Lingkungan – ITS (39%) 16. Teknik Material – ITS (35.16%) 17. Teknik Mesin – ITS (44.27%) 18. Teknik Perkapalan – ITS (47.36%) 19. Teknik Sipil – ITS (45.33%) 20. Teknik Sistem Perkapalan – ITS (43.47%) II. UNIVERSITAS AIRLANGGA JURUSAN IPA 1. Biologi – UNAIR (31.80%) 3. Fisika – UNAIR (32.22%) 4. Kedokteran Hewan – UNAIR (36.25%) 5. Kesehatan Masyarakat – UNAIR (35.69%) 6. Kimia – UNAIR (32.30%) 7. Matematika – UNAIR (33.66%) 8. Pendidikan DokteR (Gigi – UNAIR (49%) JURUSAN IPS 1. Antropologi Sosial – UNAIR (32.28%) 2. Ekonomi Akuntansi – UNAIR (46.81%) 3. Ekonomi Manajemen – UNAIR (44.40%) 4. Ekonomi Pembangunan – UNAIR (42.87%) 5. Ilmu Administrasi Negara – UNAIR (40.31%) 6. Ilmu Hubungan Internasional – UNAIR (43.21%) 7. Ilmu Hukum – UNAIR (39.5%) 8. Ilmu Komunikasi – UNAIR (41.75%) 9. Ilmu Politik – UNAIR (34.75%) 10. Ilmu Sejarah – UNAIR (31.71%) 11. Psikologi – UNAIR (39.62%) 12. Sastra Indonesia – UNAIR (31.03%) 13. Sastra Inggris – UNAIR (31.18%) 14. Sosiologi – UNAIR (32.12%) III. UNIVERSITAS HASSANUDIN JURUSAN IPA 1. Agronomi – UNHAS (29.02%) 2. Arsitektur – UNHAS (39.16%) 3. Biologi – UNHAS (28.77%) 4. Budi Daya Perairan – UNHAS (28.30%) 6. Fisika – UNHAS (29.16%) 7. Geofisika (Meteorologi) – UNHAS (36.66%) 8. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan – UNHAS (26.66%) 9. Ilmu Kelautan – UNHAS (33.83%) 10. Ilmu Tanah – UNHAS (29.16%) 11. Kesehatan Masyarakat – UNHAS (28.47%) 12. Kimia – UNHAS (27.77%) 13. Manajemen Hutan – UNHAS (28.05%) 14. Manajemen Sumber Daya Perairan – UNHAS (27.36%) 15. Matematika – UNHAS (29.16%) 16. Nutrisi dan Makanan Ternak – UNHAS (28.88%) 17. Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan – UNHAS (23.88%) 20. Produksi Ternak – UNHAS (27.36%) 21. Sastra Arab – UNHAS (24.53%) 22. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) – UNHAS (28.05%) 23. Sosial Ekonomi Peternakan – UNHAS (24.16%) 24. Statistika – UNHAS (33.38%) 25. Teknik Elektro – UNHAS (39.16%) 26. Teknik Geologi – UNHAS (34.52%) 27. Teknik Mesin – UNHAS (35.55%) 28. Teknik Perkapalan – UNHAS (39.86%) 29. Teknik Pertanian – UNHAS (31.33%) 30. Teknik Sipil – UNHAS (35.55%) 31. Teknologi Hasil Hutan – UNHAS (27.96%) 32. Teknologi Hasil Pertanian – UNHAS (34.44%) JURUSAN IPS 1. Antropologi Sosial – UNHAS (30.31%) 2. Arkeologi – UNHAS (28.28%) 3. Ekonomi Akuntansi – UNHAS (43.75%) 4. Ekonomi Manajemen – UNHAS (41.18%) 5. Ekonomi Pembangunan – UNHAS (35.78%) 6. Ilmu Administrasi Negara – UNHAS (38.75%) 7. Ilmu Hubungan Internasional – UNHAS (38.90%) 8. Ilmu Hukum – UNHAS (33.75%) 9. Ilmu Komunikasi – UNHAS (33.15%) 10. Ilmu Pemerintahan – UNHAS (33.90%) 11. Ilmu Politik – UNHAS (29.75%) 12. Ilmu Sejarah – UNHAS (28.59%) 13. Sastra Daerah – Untuk Sast.Bugis (Makasar) – UNHAS (23.90%) 14. Sastra Indonesia – UNHAS (27.18%) 15. Sastra Inggris – UNHAS (29.34%) 16. Sastra Perancis – UNHAS (28.62%) 17. Sosiologi – UNHAS (30.09%) sbmptn IV. UNIVERSITAS UDAYANA JURUSAN IPA 1. Arsitektur – UNUD (36.52%) 2. Biologi – UNUD (28.05%) 3. Fisika – UNUD (28.5%) 4. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan – UNUD (26.38%) 5. Kedokteran Hewan – UNUD (32.02%) 6. Kimia – UNUD (27.66%) 7. Nutrisi dan Makanan Ternak – UNUD (26.52%) 9. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian – UNUD (26.38%) 10. Produksi Ternak – UNUD (27.5%) 11. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) – UNUD (27.36%) 12. Teknik Elektro – UNUD (39.16%) 13. Teknik Mesin – UNUD (35.36%) 14. Teknik Sipil – UNUD (33.66%) 15. Teknologi Hasil Pertanian – UNUD (29.30%) JURUSAN IPS 1. Agronomi – UNUD (27.36%) 2. Arkeologi – UNUD (28.28%) 3. Ekonomi Akuntansi – UNUD (37.18%) 4. Ekonomi Manajemen – UNUD (39.37%) 5. Ekonomi Pembangunan – UNUD (37.03%) 6. Ilmu Hukum – UNUD (31.09%) 7. Ilmu Sejarah – UNUD (20.31%) 8. Ilmu Tanah – UNUD (27.63%) 9. Pariwisata Budaya D4 – UNUD (26.87%) 10. Sastra Daerah – Untuk Sastra Bali – UNUD (23.59%) 11. Sastra Daerah – Untuk Sastra Jawa – UNUD (22.81%) 12. Sastra Indonesia – UNUD (26.87%) 13. Sastra Inggris – UNUD (28.75%) 14. Seni Rupa Murni – UNUD (26.34%) V. UNIVERSITAS MULAWARMAN JURUSAN IPA 1. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan – UNMUL (23.47%) 2. Ilmu Tanah – UNMUL (28.61%) 3. Manajemen Hutan – UNMUL (23.22%) 4. Manajemen Sumber Daya Perairan – UNMUL (22.08%) 5. Pend. Biologi – UNMUL (25.41%) 6. Pend. Fisika – UNMUL (25.27%) 7. Pend. Kimia – UNMUL (24.72%) 8. Pend. Matematika – UNMUL (23.88%) 9. SosiaL Ekonomi Perikanan – UNMUL (21.66%) 10. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) – UNMUL (28.88%) 11. Teknologi Hasil Hutan – UNMUL (26.38%) JURUSAN IPS 1. Agronomi – UNMUL (22.08%) 2. Budi Daya Perairan – UNMUL (26.36%) 3. Ekonomi Akuntansi – UNMUL (35.15%) 4. Ekonomi Manajemen – UNMUL (36.87%) 5. Ekonomi Pembangunan – UNMUL (35.46%) 6. Ilmu Administrasi Negara – UNMUL (31.56%) 7. Ilmu Pemerintahan – UNMUL (34.06%) 8. Ilmu Sosiatri – UNMUL (25.59%) 9. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah – UNMUL (25.62%) 10. Pend. Bhs. Inggris – UNMUL (29.53%) 11. Pend. Ekonomi – UNMUL (24.53%) 12. Pend. Pancasila & Kewarganegaraan (PPKN) – UNMUL (24.84%) VI. UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA JURUSAN IPA 1. Biologi – UNNESA (30.25%) 2. fisika – UNNESA (30.58%) 3. Ilmi Keolahragaan – UNNESA (29.64%) 4. Kimia – UNNESA (30.58%) 5. Matematika – UNNESA (30.68%) 6. Pend. Biologi – UNNESA (28.05%) 7. Pend. Fisika – UNNESA (27.01%) 8. Pend. Teknik Bangunan – UNNESA (28%) 9. Pend. Teknik Elektro – UNNESA (30.63%) 10. Pend. Teknik Mesin – UNNESA (30.15%) 11. Teknik Elektro D3 – UNNESA (28%) 12. Teknik Mesin D3 – UNNESA (29.62%) 13. Teknik Sipil D3 – UNNESA (27.62%) 14. Pend. Kimia – UNNESA (27.69%) 15. Pend. Matematika – UNNESA (27.72%) JURUSAN IPS 1. Bahasa dan Sastra Indonesia – UNNESA (29.41%) 2. Bahasa dan Sastra Inggris – UNNESA (29.41%) 3. Bimbingan dan Konseling – UNNESA (25.75%) 4. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah – UNNESA (28.66%) 5. Pend. Bhs. Inggris – UNNESA (31.97%) 6. Pend. Bhs. Jepang – UNNESA (29.03%) 7. Pend. Bhs. Jerman – UNNESA (29.44%) 8. Pend. Ekonomi – UNNESA (29.06%) 9. Pend. Geografi – UNNESA (30.43%) 10. Pend. Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi – UNNESA (28.19%) 11. Pend. Kepelatihan Olahraga – UNNESA (28.63%) 12. Pend. Kesejahteraan Keluarga – UNNESA (27.63%) 13. Pend. Luar Biasa – UNNESA (27.41%) 14. Pend. Luar Sekolah – UNNESA (27.63%) 15. Pend. Pancasila & Kewarganegaraan (PPKN) – UNNESA (29.44%) 16. Pend. Sejarah – UNNESA (29.34%) 17. Pend. Seni Drama, Tari dan Musik – UNNESA (28.97%) 18. Pend. Seni Rupa – UNNESA (28.41%) 19. Teknologi Pendidikan – UNNESA (28.69%) VII. UNIVERSITAS NUSA CENDANA JURUSAN IPA 1. Agronomi – UNDANA (21.64%) 2. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan – UNDANA (22.47%) 3. Ilmu Tanah – UNDANA (25.36%) 4. Nutrisi dan Makanan Ternak – UNDANA (22.05%) 5. Pend. Biologi – UNDANA (22.77%) 6. Pend. Fisika D3 – UNDANA (20.80%) 7. Pend. Kimia – UNDANA (22.5%) 8. Pend. Matematika – UNDANA (25.27%) 9. Pend. Teknik Bangunan – UNDANA (24%) 10. Pend. Teknik Elektro – UNDANA (26.25%) 11. Pend. Teknik Mesin – UNDANA (29.15%) 12. Produksi Ternak – UNDANA (20.55%) 13. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) – UNDANA (23.33%) VII. UNIVERSITAS CENDRAWASIH JURUSAN IPA 1. Agronomi – UNCEN (22.08%) 2. Budi Daya Hutan – UNCEN (26.38%) 3. Pend. Biologi – UNCEN (22.77%) 4. Pend. Fisika – UNCEN (21.80%) 5. Pend. Kimia – UNCEN (22.5%) 6. Pend. Matematika – UNCEN (25.27%) 7. Produksi Ternak – UNCEN (27.77%) 8. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) – UNCEN (22.08%) 9. Teknik Sipil – UNCEN (31.66%) 10. Teknik Sipil D3 – UNCEN (29.41%) JURUSAN IPS 1. Antropologi Sosial – UNCEN (27.03%) 2. Bimbingan dan Konseling – UNCEN (23.91%) 3. Ekonomi Manajemen – UNCEN (35.62%) 4. Ekonomi Pembangunan – UNCEN (33.75%) 5. Ilmu Administrasi Negara – UNCEN (30.46%) 6. Ilmu Administrasi Negara – UNCEN (26.34%) 7. Ilmu Administrasi Niaga – UNCEN (27.75%) 8. Ilmu Hukum – UNCEN (32.03%) 9. Ilmu Hukum – UNCEN (27.43%) 10. Ilmu Kesejahteraan Sosial – UNCEN (30.51%) 11. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah – UNCEN (23.28%) 12. Pend. Bhs. Inggris – UNCEN (27.96%) 13. Pend. Bhs. Inggris – UNCEN (29.15%) 14. Pend. Ekonomi – UNCEN (24.84%) 15. Pend. Geografi – UNCEN (24.53%) 16. Pend. Geografi – UNCEN (24.53%) 17. Pend. Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi – UNCEN (23.28%) 18. Pend. Pancasila & Kewarganegaraa (PPKN) – UNCEN (24.84%) 19. Pend. Sejarah – UNCEN (25.46%) 20. Pend. Sejarah – UNCEN (26.71%) 21. Sosiologi – UNCEN (28.59%) VIII. UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT JURUSAN IPA 1. Agronomi – UNLAN (27.36%) 2. Arsitektur – UNLAN (32.36%) 3. Budi Daya Hutan – UNLAN (27.36%) 4. Budi Daya Perairan – UNLAN (25.36%) 5. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan – UNLAN (26.52%) 6. Ilmu Tanah – UNLAN (28.75%) 7. Manajemen Hutan – UNLAN (23.5%) 8. Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan – UNLAN (23.88%) 9. Pend. Biologi – UNLAN (26.66%) 10. Pend. Kimia – UNLAN (23.47%) 11. Pend. Matematika – UNLAN (25.55%) 12. Pendidikan Dokter – UNLAN (36.80%) 13. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian – UNLAN (23.88%) 14. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) – UNLAN (27.5%) 15. Teknik Sipil – UNLAN (31.76%) 16. Teknologi Hasil Hutan – UNLAN (27.16%) 17. Teknologi Hasil Perikanan – UNLAN (25.25%) JURUSAN IPS 1. Ekonomi Akuntansi – UNLAN (38.43%) 2. Ekonomi Manajemen – UNLAN (37.65%) 3. Ekonomi Pembangunan – UNLAN (33.75%) 4. Ilmu Administrasi Negara – UNLAN (28.75%) 5. Ilmu Administrasi Niaga – UNLAN (28.75%) 6. Ilmu Hukum – UNLAN (29.21%) 7. Ilmu Pemerintahan – UNLAN (33.59%) 8. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah – UNLAM (25.93%) 9. Pend. Bhs. Inggris – UNLAN (29.15%) 10. Pend. Ekonomi – UNLAN (25.78%) 11. Pend. Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi – UNLAN (23.28%) 12. Pend. Pancasila & Kewarganegaraan (PPKN) – UNLAN (24.84%) 13. Pend. Sejarah – UNLAN (26.71%) IX. UNIVERSITAS HALUOLEO JURUSAN IPA 1. Agronomi – UNHALU (20.54%) 2. Budi Daya Perairan – UNHALU (23.19%) 3. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan – UNHALU (21.47%) 4. Manajemen Sumber Daya Perairan – UNHALU (21.05%) 5. Pend. Biologi – UNHALU (21.77%) 6. Pend. Fisika – UNHALU (21.80%) 7. Pend. Kimia – UNHALU (22.5%) 8. Pend. Matematika – UNHALU (23.88%) 9. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian – UNHALU (22.38%) 10. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) – UNHALU (22.08%) 11. Teknik Elektro D3 – UNHALU (26%) 12. Teknik Mesin D3 – UNHALU (28.62%) 13. Teknik Sipil D3 – UNHALU (26.62%) JURUSAN IPS 1. Antropologi Sosial – UNHALU (25.71%) 2. Ekonomi Akuntansi – UNHALU (33.15%) 3. Ekonomi Manajemen – UNHALU (32.53%) 4. Ekonomi Pembangunan – UNHALU (31.03%) 5. Ilmu Administrasi Negara – UNHALU (25.34%) 6. Ilmu Komunikasi – UNHALU (32.21%) 7. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah – UNHALU (23.28%) 8. Pend. Bhs. Inggris – UNHALU (27.96%) 9. Pend. Ekonomi – UNHALU (23.84%) 10. Pend. Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi – UNHALU (23.28%) 11. Pend. Pancasila & Kewarganegaraan (PPKN) – UNHALU (23.84%) 12. Pend. Sejarah – UNHALU (24.46%) 13. Psikologi Pendidikan – UNHALU (?) 14. Sosiologi – UNHALU (27.59%) X. UNIVERSITAS SAM RATULANGI JURUSAN IPA 1. Agronomi – UNSRAT (27.5%) 2. Arsitektur – UNSRAT (32.36%) 3. Budi Daya Perairan – UNSRAT (24.36%) 4. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan – UNSRAT (26.52%) 5. Ilmu Kelautan – UNSRAT (31.30%) 6. Ilmu Tanah – UNSRAT (27.5%) 7. Manajemen Sumber Daya Perairan – UNSRAT (23.05%) 8. Nutrisi dan Makanan Ternak – UNSRAT (27.5%) 9. Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan – UNSRAT (23.75%) 10. Pendidikan Dokter – UNSRAT (37.80%) 11. Produksi Ternak – UNSRAT (23.88%) 12. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) – UNSRAT (27.5%) 13. Sosial Ekonomi Peternakan – UNSRAT (24.72%) 14. Teknik Elektro – UNSRAT (39.02%) 15. Teknik Mesin – UNSRAT (33.33%) 16. Teknik Pertanian – UNSRAT (28.61%) 17. Teknik Sipil – UNSRAT (32.66%) 18. Teknologi Hasil Perikanan – UNSRAT (24.25%) JURUSAN IPS 1. Antropologi Sosial – UNSRAT (26.71%) 2. Ekonomi Akuntansi – UNSRAT (37.5%) 3. Ekonomi Manajemen – UNSRAT (37.65%) 4. Ekonomi Pembangunan – UNSRAT (34.53%) 5. Ilmu Administrasi Negara – UNSRAT (30.31%) 6. Ilmu Administrasi Niaga – UNSRAT (29.53%) 7. Ilmu Hukum – UNSRAT (33.59%) 8. Ilmu Komunikasi – UNSRAT (33.15%) 9. Ilmu Pemerintahan – UNSRAT (34.06%) 10. Ilmu Politik – UNSRAT (27.40%) 11. Ilmu Sejarah – UNSRAT (27.03%) 12. Sastra Indonesia – UNSRAT (25.62%) 13. Sastra Jepang – UNSRAT (27.66%) 14. Sastra Jerman – UNSRAT (27.53%) 15. Sosiologi – UNSRAT (29.21%) XI. INSTITUT PERTANIAN BOGOR JURUSAN IPA Agronomi dan hortikultura (49,8 %) Arsitektur lansekap (38,6%) Biokimia (42,7%) Biologi (44,3%) Ekonomi sumberdaya dan lingkungan (36,4%) Ilmu dan teknologi kelautan (36 %) Kimia (33,1%) Komunikasi dan pengembangan masyarakat (30,2%) Konservasi sumberdayahutan& ekowisata (32,3%) Manajemen hutan (29,3 %) Statistika (48 %) Teknik mesin dan biosistem (35,2%) Teknologi hasil hutan (39,5%) Nutrisi dan teknologi pakan (38,3%) Teknologi produksi ternak (32,2%) Teknik sipil dan lingkungan (32,7%) Teknologi & manajemen perikanan budidaya (33,1%) Ekonomi dan studi pembangunan (31,1%) Ekonomi syariah (30,5%) Manajemen sumberdaya lahan (33,4%) Proteksi tanaman (32,7%) Manajemen sumberdaya perairan (35,3%) Teknologi hasil perairan (36,3%) Teknologi & manajemen perikanan tangkap (33,3%) Silvikultur (32,2%) Meteorologi terapan (31,6%) Matematika (44,7%) Fisika (38,2%) Ilmu keluarga dan konsumen (31,3%) XII.UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA JURUSAN IPA PENDIDIKAN MATEMATIKA – UPI (48,5%) PENDIDIKAN FISIKA– UPI (39,2%) PENDIDIKAN BIOLOGI– UPI (42,5%) PENDIDIKAN KIMIA– UPI (41,3%) PENDIDIKAN ILMU KOMPUTER– UPI (46,7%) MATEMATIKA– UPI (33,4%) FISIKA– UPI (35,5%) BIOLOGI– UPI (32,4%) KIMIA– UPI (33,2%) ILMU KOMPUTER– UPI (42,3%) PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKT– UPI (32,5%)UR PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN– UPI (31,4%) PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO– UPI (30,1%) PENDIDIKAN TEKNIK MESIN– UPI (33,2%) TEKNIK ELEKTRO– UPI (29,5%) PENDIDIKAN TEKNOLOGI AGRO INDUSTRI – UPI (30,1%) TEKNIK SIPIL– UPI (29,1%) INTERNATIONAL PROGRAM ON SCIENCE OF EDUCATION (IPSE) – UPI (31,3%) TEKNIK ARSITEKTUR– UPI (31,2%) JURUSAN IPS ADMINISTRASI PENDIDIKAN – UPI (33,3%) BIMBINGAN DAN KONSELING – UPI (40,2%) PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH – UPI (33,4%) PENDIDIKAN LUAR BIASA – UPI (30,1%) TEKNOLOGI PENDIDIKAN – UPI (32,3%) PSIKOLOGI – UPI (38,7%) PKN– UPI (31,2%) PENDIDIKAN SEJARAH– UPI (30,3%) PENDIDIKAN GEOGRAFI – UPI (34,3%) ILMU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM – UPI (32,5%) MANAJEMEN RESORT DAN LEISURE – UPI (30,2%) MANAJEMEN PEMASARAN PARIWISATA – UPI (30,4%) MANAJEMEN INDUSTRI KATERING – UPI (31,7%) PENDIDIKAN BHS.DAN SASTRA INDONESIA – UPI (37,4%) PENDIDIKAN BAHASA DAERAH – UPI (36,3%) PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS – UPI (40,8%) PENDIDIKAN BAHASA ARAB– UPI (35,3%) PENDIDIKAN BAHASA JEPANG – UPI (35,5%) PENDIDIKAN BAHASA JERMAN – UPI (32,4%) PENDIDIKAN BAHASA PERANCIS– UPI (33,2%) BAHASA DAN SASTRA INGGRIS– UPI (38,3%) BAHASA DAN SASTRA INDONESIA – UPI (35,3%) PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA– UPI (29,3%) PENDIDIKAN TATA BOGA – UPI (28,2%) PENDIDIKAN TATA BUSANA– UPI (30,3%) PENDIDIKAN AKUNTANSI – UPI (36,8%) PENDIDIKAN MANAJEMEN BISNIS– UPI (36,2%) PENDIDIKAN MANAJEMEN PERKANTORAN – UPI (34,9%) PENDIDIKAN EKONOMI – UPI (38,3%) MANAJEMEN – UPI (42,3%) AKUNTANSI – UPI (40,6%) PERPUSTAKAAN DAN INFORMASI– UPI (32,3%) PENDIDIKAN IPS– UPI (36,3%) PENDIDIKAN SOSIOLOGI– UPI (34,3%) PGSD KAMPUS CIBIRU– UPI (30,3%) PGPAUD KAMPUS CIBIRU– UPI (32,5%) PGSD KAMPUS SUMEDANG– UPI (28,3%) PGSD KAMPUS PURWAKARTA– UPI (26,3%) PGSD KAMPUS TASIKMALAYA– UPI (27,3%) PGSD KAMPUS SERANG– UPI (27,1%) PGSD KAMPUS BUMI SILIWANGI– UPI (29,3%) PGPAUD KAMPUS BUMI SILIWANGI– UPI (29,8%) ILMU KOMUNIKASI– UPI (24,3%)

Daftar Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia Tahun 2014

Daftar Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia Tahun 2013 - Perguruan Tinggi Negeri 2013 - Informasi yang akan saya bagikan pada kesempatan kali ini yaitu mengenai Beberapa daftar Perguruan Tinggi Negeri yang berada di Negara Indonesia ini, dari mulai UNIVERSITAS, INSTITUT, POLITEKNIK, AKADEMI, yang sangat favorit menjadi incaran-incaran para lulusan Sekolah Menengah Atas/SMA , Sekolah Menengah Kejuruan/SMK, Madrasah Aliyah/MA, setelah mereka lulus nanti, karena berpredikat perguruan tinggi negeri. berikut dibawah ini data-data Daftar perguruan Tinggi Negeri di Indonesia tahun periode 2013 Sekarang menurut data Universitas serta lokasi Kota letak Universitasnya: UNIVERSITAS 1. Universitas Airlangga - UNAIR-Surabaya 2. Universitas Andalas - UNAND-Padang 3. Universitas Bengkulu - UNIB-Bengkulu 4. Universitas Brawijaya - UNIBRAW-Malang 5. Universitas Cenderawasih - UNCEN-Jayapura 6. Universitas Diponegoro - UNDIP-Semarang 7. Universitas Gadjah Mada - UGM-Yogyakarta 8. Universitas Haluoleo - UNHALU-Kendari 9. Universitas Hasanuddin - UNHAS-Makassar 10. Universitas Indonesia - UI-Jakarta 11. Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin-Makassar 12. Universitas Islam Negeri (UIN) Malang-Malang 13. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Qasim-Pekanbaru 14. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati-Bandung 15. Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga-Yogyakarta 16. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah-Jakarta 17. Universitas Jambi - UNJA-Jambi 18. Universitas Jenderal Soedirman - UNSOED-Purwokerto 19. Universitas Khairun Ternate-Ternate 20. Universitas Lambung Mangkurat - UNLAM-Banjarmasin 21. Universitas Lampung - UNILA-Bandar Lampung 22. Universitas Malikussaleh-Lhokseumawe 23. Universitas Mataram-Mataram 24. Universitas Mulawarman - UNMUL-Samarinda 25. Universitas Negeri Gorontalo - UNG-Gorontalo 26. Universitas Negeri Jakarta - UNJ-Jakarta 27. Universitas Negeri Jember - UNEJ-Jember 28. Universitas Negeri Makassar - UNM-Makassar 29. Universitas Negeri Malang - UNM-Malang 30. Universitas Negeri Manado - UNIMA-Tondano 31. Universitas Negeri Medan - UNIMED-Medan 32. Universitas Negeri Padang - UNP-Padang 33. Universitas Negeri Papua - UNIPA-Manokwari 34. Universitas Negeri Sebelas Maret - UNS-Surakarta 35. Universitas Negeri Semarang - UNNES-Semarang 36. Universitas Negeri Surabaya - UNESA-Surabaya 37. Universitas Negeri Yogyakarta - UNY-Yogyakarta 38. Universitas Nusa Cendana - UNDANA-Kupang 39. Universitas Padjadjaran - UNPAD-Bandung 40. Universitas Palangkaraya - UPR-Palangka Raya 41. Universitas Pattimura-Ambon 42. Universitas Pendidikan Ganesha-Singaraja 43. Universitas Pendidikan Indonesia - UPI-Bandung 44. Universitas Riau - UNRI-Pekanbaru 45. Universitas Sam Ratulangi - UNSRAT-Manado 46. Universitas Sriwijaya - UNSRI-Palembang 47. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa - UNTIRTA-Serang 48. Universitas Sumatera Utara - USU-Medan 49. Universitas Syiah Kuala - UNSYIAH-Banda Aceh 50. Universitas Tadulako - UNTAD-Palu 51. Universitas Tanjungpura - UNTAN-Pontianak 52. Universitas Terbuka - UT-Tangerang 53. Universitas Trunojoyo Madura-Bangkalan 54. Universitas Udayana - UNUD-Denpasar INSTITUT 1. IPB - Institut Pertanian Bogor - Bogor 2. ITB - Institut Teknologi Bandung - Bandung 3. ITS - Institut Teknologi Sepuluh Nopember -Surabaya 4. IAIN Antasari-Banjarmasin 5. IAIN Ar-Raniry-Banda Aceh 6. IAIN Imam Bonjol-Padang 7. IAIN Mataram-Mataram 8. IAIN Raden Fatah-Palembang 9. IAIN Raden Intan-Bandar Lampung 10. IAIN Sultan Amai-Gorontalo 11. IAIN Sunan Ampel-Surabaya 12. IAIN Walisongo-Semarang 13. IAIN Sultan Maulana Hasanuddin-Serang 14. IAIN Sultan Thaha Saifuddin-Jambi 15. IAIN Sumatera Utara-Medan 16. Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar-Denpasar 17. Institut Ilmu Pemerintahan - IIP-Jakarta 18. Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar-Denpasar 19. Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta-Yogyakarta SEKOLAH TINGGI 1. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara - STAN-Jakarta 2. Sekolah Tinggi Hukum Militer - STHM-Jakarta 3. Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi - Bandung-Bandung 4. Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi- LAN Jakarta-Jakarta 5. Sekolah Tinggi Ilmu Adm. - Ujung Pandang-Makassar 6. Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian PTIK-Jakarta 7. Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran - STIP-Jakarta 8. Sekolah Tinggi Ilmu Statistik - STIS-Jakarta 9. Sekolah Tinggi Manajemen Industri - STMI-Jakarta 10. Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia - STPI-Jakarta 11. Sekolah Tinggi Perikanan - STP-Jakarta 12. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional - STPN-Yogyakarta 13. Sekolah Tinggi Sandi Negara - STSN -Bogor 14. Sekolah Tinggi Seni Indonesia - STSI- Bandung-Bandung 15. Sekolah Tinggi Seni Indonesia - Padang Panjang -Padangpanjang 16. Sekolah Tinggi Seni Indonesia - STSI -Surakarta -Surakarta 17. Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir - STTN-Yogyakarta 18. Sekolah Tinggi Transportasi Darat - STTD-Bekasi 19. ST. Agama Hindu Negeri (STAHN) Gde Puja-Mataram 20. ST. Agama Hindu Negeri Tampung Peyang-Palangka Raya 21. ST. Agama Kristen Negeri (STAKN) Denpasar-Denpasar 22. ST. Agama Kristen Negeri (STAKN) Jayapura-Jayapura 23. ST. A Kristen Negeri (STAKN) Palangkaraya-Palangka Raya 24. ST. Agama Kristen Negeri (STAKN) Toraja-Tana Toraja 25. ST. Agama Kristen Protestan Negeri Ambon-Ambon 26. ST. Agama Kristen Protestan Negeri Tarutung-Tarutung 27. ST. Kesejahteraan Sosial - STKS - Bandung-Bandung 28. ST. Pemerintahan Dalam Negeri - STPDN-Sumedang 29. ST. Penyuluhan Pertanian (STTP) Bogor-Bogor 30. ST. Penyuluhan Pertanian (STTP) Gowa-Gowa-Sulsel 31. ST. Penyuluhan Pertanian (STTP) Magelang-Magelang 32. ST. Penyuluhan Pertanian (STTP) Magelang DIY -Yogyakarta 33. ST. Penyuluhan Pertanian (STTP) Malang Lawang-Malang 34. ST. Penyuluhan Pertanian (STTP) Manokwari-Manokwari 35. ST. Penyuluhan Pertanian (STTP) Medan-Medan 36. STAIN Al-Fatah-Jayapura 37. STAIN Ambon-Ambon 38. STAIN Batusangkar-Batusangkar 39. STAIN Bengkulu-Bengkulu 40. STAIN Cirebon-Cirebon 41. STAIN Curup-Rejang Lebong 42. STAIN Datokarama-Palu 43. STAIN Jember-Jember 44. STAIN Jurai Siwo-Kota Metro 45. STAIN Kediri-Kediri 46. STAIN Kerinci Sungai Penuh-Kerinci 47. STAIN Kudus-Kudus 48. STAIN Malikusshaleh -Lhokseumawe 49. STAIN Manado-Manado 50. STAIN Padang Sidempuan-Tapanuli Selatan 51. STAIN Palangkaraya-Palangka Raya 52. STAIN Palopo-Palopo 53. STAIN Pamekasan-Pamekasan 54. STAIN Pare Pare-Pare-pare 55. STAIN Pekalongan-Pekalongan 56. STAIN Ponorogo-Ponorogo 57. STAIN Pontianak-Pontianak 58. STAIN Prof.Dr.H.Mahmud Yunus-Tanah Datar 59. STAIN Purwokerto-Purwokerto 60. STAIN Salatiga-Salatiga 61. STAIN Samarinda-Samarinda 62. STAIN Sjech M. Djambek -Bukit Tinggi 63. STAIN Sultan Qaimuddin-Kendari 64. STAIN Surakarta-Sukoharjo 65. STAIN Syekh Abdurrahman Siddik-Bangkabelitung 66. STAIN Ternate-Ternate 67. STAIN Tulungagung-Tulungagung 68. STAIN Watampone-Bone POLITEKNIK 1. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya-Surabaya 2. Politeknik Ilmu Pelayaran Makasar-Makassar 3. Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang-Semarang 4. Politeknik Kesehatan Banda Aceh-Banda Aceh 5. Politeknik Kesehatan Bandung-Bandung 6. Politeknik Kesehatan Banjarmasin-Banjarmasin 7. Politeknik Kesehatan Denpasar-Denpasar 8. Politeknik Kesehatan Jakarta I-Jakarta 9. Politeknik Kesehatan Jakarta II-Jakarta 10. Politeknik Kesehatan Jambi -Jambi 11. Politeknik Kesehatan Lampung-Bandar Lampung 12. Politeknik Kesehatan Makassar-Makassar 13. Politeknik Kesehatan Malang-Malang 14. Politeknik Kesehatan Manado-Manado 15. Politeknik Kesehatan Medan-Medan 16. Politeknik Kesehatan Padang-Padang 17. Politeknik Kesehatan Palembang-Palembang 18. Politeknik Kesehatan Semarang-Semarang 19. Politeknik Kesehatan Surabaya-Surabaya 20. Politeknik Kesehatan Surakarta-Surakarta 21. Politeknik Kesehatan Yogyakarta-Yogyakarta 22. Politeknik Manufaktur Bandung-Bandung 23. Politeknik Negeri Ambon-Ambon 24. Politeknik Negeri Bali-Badung 25. Politeknik Negeri Bandung-Bandung 26. Politeknik Negeri Banjarmasin-Banjarmasin 27. Politeknik Negeri Jakarta-Depok 28. Politeknik Negeri Jember-Jember 29. Politeknik Negeri Kupang-Kupang 30. Politeknik Negeri Lampung-Bandar Lampung 31. Politeknik Negeri Lhokseumawe-Lhokseumawe 32. Politeknik Negeri Makasar-Makassar 33. Politeknik Negeri Malang-Malang 34. Politeknik Negeri Manado-Manado 35. Politeknik Negeri Medan-Medan 36. Politeknik Negeri Padang-Padang 37. Politeknik Negeri Pontianak-Pontianak 38. Politeknik Negeri Samarinda-Samarinda 39. Politeknik Negeri Semarang-Semarang 40. Politeknik Negeri Sriwijaya-Palembang 41. Politeknik Perikanan Negeri Tual -Tual 42. Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya-Surabaya 43. Politeknik Pertanian Negeri Jember-Jember 44. Politeknik Pertanian Negeri Kupang-Kupang 45. Politeknik Pertanian Negeri Lampung-Bandar Lampung 46. Politeknik Pertanian Negeri Pangkep-Pangkep 47. Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh-Payakumbuh 48. Politeknik Pertanian Negeri Samarinda-Samarinda AKADEMI 1. Akademi Kimia Analis - AKA-Bogor 2. Akademi Meteorologi dan Geofisika - AMG-Tangerang 3. Akademi Imigrasi - AIM-Depok 4. Akademi Ilmu Pemasyarakatan - AKIP-Depok 5. Akademi Angkatan Udara - AAU - (AKABRI)-Yogyakarta 6. Akademi Militer TNI AD - AKMIL -(AKABRI) -Magelang 7. Akademi Angkatan Laut - AAL - (AKABRI)-Surabaya 8. Akademi Kepolisian - AKPOL - (AKABRI)-Semarang 9. Akademi Minyak dan Gas Bumi - AMGB -Cepu-Blora 10. Akademi Pimpinan Perusahaan - APP-Jakarta 11. Akademi Teknologi Kulit - ATK-Yogyakarta 12. A.Teknik Keselamatan Penerbangan Makasar-Makassar 13. A. Tek. Kes. Penerbangan - ATKP - Medan-Medan 14. ATKP - Surabaya-Surabaya 15. A. Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan - ASKK-Purwokerto
Follow Us

About Us

Advertisment

Like Us

© Kesempurnaan hanyalah milik Tuhan .welcome in my blog:) ALANDIA All rights reserved | Theme Designed by allaandia Bloggera Templates